KOTAKU Kementerian Keuangan melakukan Audiensi dengan BKM Kedinding - KOTAKU KOORKOT SURABAYA

KOTAKU KOORKOT SURABAYA

Pembaca yang baik belum tentu menjadi penulis yang baik, tapi penulis yang baik pasti pembaca yang baik[ Ilham JP]


Website ini merupakan media informasi seputar Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kluster Surabaya: Kota Surabaya Kab.Bangkalan Kab.Pamekasan Kab.Sumenep
Selamat Datang di Website KOTAKU Koorkot Surabaya

Total tayangan

Sabtu, 28 September 2019

Kementerian Keuangan melakukan Audiensi dengan BKM Kedinding

Short Course Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DPJB) Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) melaksanakan audiensi dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kedinding Mukti Wibowo, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya pada, Jum'at, 27 September 2019 bertempat di Balai Kelurahan Tanah Kali Kedinding.
Kegiatan Short Course yang mengusung tema "Belanja Negara Sebagai Stimulus Pembangunan Ekonomi yang Berkelanjutan" ini diikuti oleh 60 orang dari rombongan Pegawai aktif Direktorat Jenderal Perbendaharaan dari seluruh Indonesia. Dengan tujuan untuk menggali informasi seputar pengelolaan keuangan yang efektif guna menstimulus aktivitas ekonomi, baik sumber pendanaan dari APBN maupun APBD yang di gelontorkan melalui BKM dan Kelurahan. 

Menurut koordinator BKM Kedinding Mukti Wibowo, Heri Purwanto, saat ditanya soal pengelolaan ekonomi menerangkan bahwa kegiatan tersebut telah diatur melalui Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dirancang oleh program. Kendati demikian, BKM dan UPK tetap melakukan inovasi-inovasi dengan menyesuaikan kondisi sosial masyarakat.
"BKM memperhatikan potensi ekonomi yang bisa di kembangkan, seperti pasar disini, misalnya. Itu merupakan potensi bagi kami untuk guliran ekonomi berkelanjutan di BKM", terangnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh Cici Lisa, Lurah Tanah Kali Kedinding, bahwa pihaknya bersama BKM akan melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi mutakhir dalam mengembangkan aktivitas perekonomian untuk mempermudah masyarakat. Dengan begitu, BKM dan Kelurahan akan menjadi sasaran "Best Practice" bagi para peneliti dan pemburu aktivitas ekonomi berkelanjutan.

Ilyasin, Fasilitator Sosial Surabaya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

#header:hover { -webkit-transition-duration: 3s; -moz-transform: rotate(360deg); -webkit-transform: rotate(360deg); }
JANGAN LUPA BAHAGIA