KOTAKU OSP 3 dan TIM Koorkot Surabaya Kompak Melakukan Sertifikasi - KOTAKU KOORKOT SURABAYA

KOTAKU KOORKOT SURABAYA

Pembaca yang baik belum tentu menjadi penulis yang baik, tapi penulis yang baik pasti pembaca yang baik[ Ilham JP]


Website ini merupakan media informasi seputar Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kluster Surabaya: Kota Surabaya Kab.Bangkalan Kab.Pamekasan Kab.Sumenep
Selamat Datang di Website KOTAKU Koorkot Surabaya

Total tayangan

Rabu, 30 Oktober 2019

OSP 3 dan TIM Koorkot Surabaya Kompak Melakukan Sertifikasi

Ridhani Kalista Askot Infra
Terik matahari begitu menyengat, air peluh tumpah ruah di sekujur tubuh. Pukul 14.00 waktu Indonesia Bagian Madura (WIM) Kami OSP3 dan Tim Koorkot Surabaya melakukan sertifikasi di lokasi BPM Desa Nyalabu Daya Pamekasan, ditemani Tim Fasilitator peningkatan, Askot Mandiri BKM dan KSM. Kepala Desa Bapak Juhri yang baru dilantik menjadi Kepala Desa (klebun:Madura) di mana sebelumnya menjadi PK BKM turut mendampingi kami di lapangan. Tentu menjadi kebanggaan bagi kami  bisa menuntaskan kegiatan Bantuan Pemerintah untuk masyarakat (BPM). Semoga dengan adanya sertifkasi ini, kegiatan sesuai dengan perencanaan, kehadiran TIM Koorkot Surabaya dan OSP Jawa Timur sangat membantu kami. Kami bersyukur karena tidak pernah lelah dan bosan mendampingi kami, meskipun jarak tempuh dari Surabaya ke Pamekasan sekitar 5 jam perjalanan atau sekitar 100 km lebih ujar Mohammad Holla Koordinator BKM

Agus SB, Husnul Yaqin dan Soni W adalah para Tenaga Ahli OSP3 Jawa Timur yang sudah mashur bagi masyarakat Desa Nyalabu Daya, karena dari awal kegiatan pelaksanaan BPM sampai pada pelaksanaan sertifikasi mereka selalu berkunjung ke Desa Nyalabu Daya, mungkin hari ini (23/10) kunjungan yang keempat kalinnya ke Desa kami.
Saat kami bincang-bincang dengan masyarakat yang berada di sekitar lokasi kegiatan saluran dan paving, mereka sangat senang, yang pada awalnya lingkungan yang kumuh dan banjir manakala musim hujan, insyaallah dengan dibangunnya paving dan saluran ini ketika musim hujan nanti tak akan banjir lagi kata Muhammad Hasyim yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak.  Dulu jika musim hujan, air bisa mengalir kemana-kemana karena tidak ada saluran, (car mencar, ta berretah:Madura)
Tim OSP3 Tim Koorkot dan Tim Pamekasan
Aneka kegiatan  BPM di Desa Nyalabu Daya meliputi kegiatan saluran 885 m lokasinya di RT4 RW 2 dengan biaya 640.250.000,kegiatan  paving 366 m, di  RT 4 RW 2 dengan biaya 129.880.000 MCK 5 unit biaya 185.950.000 di RT1/RW 2 kegiatan penampungan sampah sementara 6 unit dengan biaya 32.920.000 di RT 1 dan RT 4 RW 2  Gerobak sampah 2 unit dengan biaya  6 juta di RT 1 RT 4 RW 2. Dengan adanya kegiatan itu persoalan kumuh yang mendera masyarakat Desa Nyalabu Daya tuntas. Keindahan dan keasrian lingkungan sudah terwujud, dan semoga menjadi spirit masyarakat untuk selalu merawat dan memelihara agar tidak timbul persoalan kumuh lagi. Membuat lebih mudah ketimbang memlihara.
Kegiatan BPM hanya menjadi pemicu, pemantik terjadinya kolaborasi dengan pemerintah Desa dan pihak manapun yang merindukan lingkungan sehat asri dan berkelanjutan. Dan itu juga yang disampaikan oleh para TA OSP 3 yang diamini oleh Bapak Juhri sebagai Kepala Desa[]

2 komentar:

  1. Alhamdulillah...depak ka pamekasan polleh

    Gellenon tretann....Bagaimana hasil sertifikasinya? kualitas pekerjaan dan materialnya bagaimana kok tidak ada ceritanya? smoga baik2 saja ya....sehngga pemanfaatannya dijamin makin panjang dan jadi Jariyah buat smua pelaku yang fasilitasi. Aamiin

    BalasHapus
  2. alhamdulilillah sesuai dengan perencanaan bapak, tdk spt tahun 2018

    BalasHapus

#header:hover { -webkit-transition-duration: 3s; -moz-transform: rotate(360deg); -webkit-transform: rotate(360deg); }
JANGAN LUPA BAHAGIA