KOTAKU 07/24/19 - KOTAKU KOORKOT SURABAYA

KOTAKU KOORKOT SURABAYA

Pembaca yang baik belum tentu menjadi penulis yang baik, tapi penulis yang baik pasti pembaca yang baik[ Ilham JP]


Website ini merupakan media informasi seputar Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Kluster Surabaya: Kota Surabaya Kab.Bangkalan Kab.Pamekasan Kab.Sumenep
Selamat Datang di Website KOTAKU Koorkot Surabaya

Total tayangan

Rabu, 24 Juli 2019

Strategi Zonasi dan Efektifitas Pendampingan Kota Surabaya

Rapat koordinasi Forum Komunikasi Antar Badan Keswadayaan Masyarakat (FKA BKM) zona Surabaya Barat. Bertempat di Cafe Holly, Jl. Sukomanunggal No.75 Surabaya, Selasa (23/7) malam.
Kegiatan ini membahas pertemuan rutin Forum Komunikasi Antar Badan Keswadayaan Masyarakat (FKA BKM) tingkat kecamatan yang ada di wilayah surabaya barat meliputi Kecamatan Sambikerep, Benowo, Sukomanunggal, Dukuh Pakis, Asemrowo, Tandes, Pakal dan Lakar Santri.

Pertemuan ini di hadiri oleh 11 orang perwakilan koordinator dan anggota Forum Komunikasi Antar Badan Keswadayaan Masyarakat (FKA BKM) tingkat kecamatan yang ada di zona surabaya barat dan menyepakati bahwa pertemuan rutin harus tetap terlaksana di masing-masing kecamatan melalui Forum Komunikasi Antar Badan Keswadayaan Masyarakat (FKA BKM) dengan mengikuti jadwal Fasilitator Kelurahan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Kota Surabaya serta menyelenggarakan pertemuan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) zona surabaya barat dalam waktu dekat.

pertemuan dengan model zonasi ini untuk memudahkan koordinasi, mengingat jumlah Fasilitator di Kota Surabaya hanya lima orang dengan jumlah Kelurahan 154. harapannya adalah FKA zonasi itu sedikit membantu efektifitas pendampingan kepada BKM, tentu dengan tidak mengabaikan mediasi dan fasilitasi kepada masyarakat di masing-masing Kelurahan.
harapannya, pertemuan FKA wilayah Surabaya Barat akan memicu dan menjadi pendorong bagi wilayah Suarabaya Timur, Selatan dan Utara [sin]

Merawat Keberlangsungan BKM melalui RWT

Sejumlah utusan warga dan undangan tampak memadati balai pertemuan kelurahan saat pelaksanaan Rembuk Warga Tahunan (RWT) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Petemon Bina Sejahtera, Kelurahan Petemon Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Rabu malam (24/7/2019).
Sebagai pemantik diskusi, Yunus, anggota Pimpinan Kolektif Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Petemon Bina Sejahtera, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas organisasi. "Setiap kegiatan yang melibatkan kelembagaan BKM atau unit pelaksana wajib di laporkan secara terbuka kepada masyarakat, baik kegiatan sosial, ekonomi maupun lingkungan," papar Yunus. 

Sebelumnya, ia menjelaskan mengenai perjalanan program mulai dari P2KP hingga program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) dengan rinci. Menurutnya, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ini tidak lahir dari ruang yang kosong dan telah mengalami pergeseran paradigma dari program sebelumnya.
"Dasar acuan pembentukan dan pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) ini ialah Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015 - 2019 dan Undang - Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman dengan platform kolaborasi dan Pemerintah Daerah sebagai nahkoda guna mengentaskan kekumuhan kota." ia menjelaskan.

Disamping itu, pihak kelurahan berharap agar Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) tetap memperhatikan tingkat kesejahteraan masyarakat melalui Unit Pengelola Keuangan (UPK) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) untuk meningkatkan pinjaman bergulir di masyarakat guna memacu pendapatan perekonomian pelaku usaha kecil di lingkungan Kelurahan Petemon (sin)

#header:hover { -webkit-transition-duration: 3s; -moz-transform: rotate(360deg); -webkit-transform: rotate(360deg); }
JANGAN LUPA BAHAGIA